Panduan Penggunaan
Microsoft Office Word 2007
Microsoft Office Word 2007 merupakan
program aplikasi pengolah kata (word processor) yang
yang biasa digunakan untuk membuat laporan, dokumen berbentuk surat, brosur,
table, dan masih banyak lagi dukumen-dokumen lain yang biasa dibuat dengan
menggunakan Microsoft Office Word.
Bagian 1:
Mengenal Microsoft Office Word 2007
1.1.
Memulai Aplikasi Microsoft Office Word 2007
Untuk membuka Microsoft
Word caranya adalah:
1.
Klik Tombol Start yang ada di taskbar.
2.
Pilih menu All Program dan muncul sejumlah menu
3.
Kemudian arahkan pointer ke Microsoft Office dan klik program
aplikasi Microsoft Office Word 2007. Tunggu sampai
jendela Microsoft Office Word 2007 ditampilkan.
1.2.
Tampilan Jendela Microsoft Office Word 2007

Ket gambar atas:
·
Tombol Microsoft
Office, hampir sama dengan menu file pada Microsoft Word versi sebelumnya (2000, XP, dan 2003). Berisi menu new, open, save,
print, dan sebagainya.
·
Toolbar Quick Access,
yang secara default toolbar ini menyediakan tombol Save, Undo, dan Repeat. Namun dapat ditambah dengan mengklik gambar panah
(drop down) di ujungkanan toolbar ini
dan tandai yang belum ditampilkan atau
klik More Commands. Contohnya toolbar
pada di atas.
·
Title bar, yang terletak
paling atas pada jendela word. Title bar ini menampilkan nama dokumen yang sedang kita buka. Untuk dokumen yang belum
disimpan/diberi nama maka Microsoft Word akan menampilkan file
tersebut dengan nama Document 1, 2, 3 dan seterusnya.
·
Tombol Close, Tombol
tersebut berfungsi menutup aplikasi Microsoft Word.
·
Ribbon, Berisi
beberapa tab yang berisi beberapa group icon.
·
Scroll bars, Berfungsi
untuk menggeser layar kerja. Jika ingin menggeser layar kerja ke kiri atau ke kanan gunakan horizontal scroll bar, atau menggeser
layar kerja ke atas dan ke bawah gunakan vertical scroll bar.
·
Ruler, Bagian ini
berfungsi sebagai alat bantu dalam penentuan margin (batas) dari lembar kerja, garis, tabulasi dan lain-lain.
·
Status bar, memberikan
informasi tentang letak insertion point, halaman, section, jumlah halaman, dan bahasa yang digunakan.
·
Tombol View. Tombol ini
berfungsi untuk merubah tampilan dokumen seperti print layout, fullscreen layout, web layout, out line dan draft.
·
Kontrol Zoom. Digunakan
untuk menentukan ukuran tampilan lembar kerja di layar pada jendela word.
·
Menu Bar berisi
serangkaian perintah yang didalamnya terdapat sub-sub perintah sesuai kategorinya. Sebagai contoh, pada menu Home terdapat
submenu Clipboard, Font, Paragraph, Styles, dan Editing
yang didalamnya berisi perintah-perintah sesuai kategorinya.

1.3.
Membuat Dokumen Baru
Jika
kita baru memulai mengoperasikan Microsoft Word, biasanya akan langsung
ditampilkan dokumen kosong yang siap untuk ditulisi. Namun, jika komputer
tidak secara otomatis
menyediakan dokumen kosong, cara berikut ini bisa menjadi
alternatif dalam membuat dokumen baru.
Klik tombol
Microsoft Office
, lalu klik
New.-
Maka keluar kotak dialog New (gambar 1.3).Gambar 1.3 - Jika sudah dipilih, klik Create.
Atau bisa juga
menggunakan cara alternatif:
- Klik tombol New Document (
) yang ada pada
toolbar quick access (jika sudah dibuat). - Apabila pada toolbar Quick Acces belum terdapat icon file, klik gambar panah di ujung toolbar lalu klik (tandai) pada kata new.
- Selain kedua alternatif di atas, bisa juga dengan langsung menekan tombol CTRL+N di keyboard, maka dokumen baru akan ditampilkan di layar.
1.4. Mengenal Dasar Pengetikan
Ada
dua istilah dalam pengetikan yaitu Insertion point dan kursor, perbedaanya terletak bentuknya.
Kalau insertion point berupa garis tegak (I) yang berkedip-kedip terdapat pada aplikasi
windows sedangkan kursor adalah garis rebah (-) yang berkedip-kedip yang
terdapat pada aplikasi DOS. Insertion point berfungsi sebagai penunjuk
lokasi tempat memulai
pengetikan atau menandai teks. Agar kita bergerak dengan cepat
dalam suatu dokumen yang besar, maka kita harus tahu
apa saja perintah untuk menggeser insertion poin ini.
1.5.
Menyimpan Dokumen
Untuk pertama kalinya
menyimpan dokumen yang baru saja kita buat ke bentuk file dokumen pada
sistem Microsoft Office Word 2007 adalah:
1.
Klik tombol Microsoft Office
, lalu klik
Save As.
(atau tekan CTRL+S
untuk perintah di key board atau juga icon untuk di toolbar quick
access).
Klik tombol Microsoft Office
2.
Ketiganya akan menampilkan kotak dialog Save As pada gambar
disamping.
3.
Pada pilihan Save in tentukan folder atau drive yang akan
dijadikan tempat penyimpanan.
4.
Ketikkan nama file dokumen pada kotak File name, lalu klik
Save.
Catatan:
-
Untuk membuat folder baru klikGambar 1.4
- Untuk menentukan tampilan deretan
file dokumen

- Untuk kembali pada folder yang
telah dibuka, klik

- Untuk naik satu level ke folder
diatasnya, klik

1.6. Menyimpan Setelah Melakukan
Perubahan
Untuk
menyimpan dokumen yang baru saja di rubah di file asalnya (file itu juga), cara yang cepat tekan CTRL + Shift + S di key
board secara bersamaan.
1.7. Menyimpan Dokumen Dengan
Nama Lain
Untuk
menyimpan dokumen yang sudah di simpan pada sistem Microsoft Office 2007, dan ingin
disimpan dengan nama lain (tidak disatukan dengan dokumen asli), maka:
- Klik tombol Microsoft Office , lalu klik Save as . (atau tekan F12 di key board).
- Keduanya akan menampilkan kotak dialog Save As (Gambar 1.4). Ketikkan nama file dokumen baru (tidak boleh sama dengan nama sebelumnya) pada kotak file name, lalu klik Save.
1.8. Menyimpan Dokumen Ke Format
Lain.
Secara
default, Microsof Word 2007 memiliki ektensi (akhiran) docx. Untuk menyimpan dokumen
yang baru saja kita buat pada sistem Microsoft Office 2007 ke format lain
caranya:
a.
Klik tombol Microsoft Office , lalu klik Save as. (atau tekan F12
di key board). Maka
muncul kotak dialiog Save As.
b.
Pada pilihan save in tentukan folder atau drive yang akan
dijadikan tempat penyimpanan.
c.
Pada kotak File name, masukan nama baru (jika namanya ingin
dirubah).
d.
Pada pilihan Save as type, klik format file dokumen yang
diinginkan.
e.
Klik Save.
1.9. Membuka Dokumen
Untuk membuka file dokumen yang telah kita simpan
langkah-langkahnya:
a.
Klik tombol Microsoft Office , lalu klik Open
.
(tekan CTRL+O di key
board).
b.
Keduanya akan menampilkan kotak dialog open (lihat Gambar 1.5).
Pada
pilihan Look in tentukan folder atau drive yang dijadikan tempat
penyimpanan.
Pada pilihan File of type, klik format file dokumen yang dimaksud.Cari nama Dokumen- Pada Deretan file atau folder yang ada, klik file yang akan dibuka. Jika file terdapat pada folder, maka folder tersebut harus dibuka dengan cara double klik pada folder tersebut.
Klik Open.
1.10. Menutup Dokumen Pada
Microsoft Office Word 2007
Untuk
menutup dokumen pada Microsoft Office Word 2007 langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Klik tombol
pada kanan Microsoft
Office Word - Klik close yang berada paling bawah deretan menu atau tekan (CTRL + W di key board).
Catatan:
Apabila muncul
pertanyaan seperti pada Gambar 1.6, itu tandanya bahwa dokumen yang kita
kerjakan belum disimpan
baik dokumen baru maupun dokumen lama yang telah dirubah.
Terdapat tiga tombol
yaitu:
- Yes untuk menyimpan dokumen/file ke file dokumen baru (jika belum disimpan sebelumnya) atau ke dokumen lama (jika sudah disimpan sebelumnya). Jika yang dibuka file dokumen lama, maka segala macam bentuk perubahan akan disimpan pada file dokumen tersebut.
- No untuk keluar dan abaikan penyimpanan
- Cancel untuk membatalkan perintah keluar.

Gambar 1.6
1.11. Mengakhiri Microsoft Office
Word 2007
Untuk mengakhiri Microsoft Office Word 2007 langkah-langkahnya
sebagai berikut:
·
Klik tombol Microsoft Office .
· Klik Exit Word yang berada
di sudut kanan bawah deretan menu atau tekan saja ALT + F4 di key
board.
·
Atau dapat juga dengan menekan tombol close di sudut kanan atas .
Bagian II
Melakukan Pengeditan Teks
2.1.
Menandai teks
Menandai
teks bisa diistilahkan dengan menyorot teks, memilih teks atau juga memblok
teks.
Cara memilih teks, bisa menggunakan mouse, keyboard.
a.
Menggunakan Keyboard, tombol yang digunakan adalah:
|
Tombol
|
Fungsi
|
|
|
Menandai satu karakter ke sebelah kanan atau kiri insertion
point
|
|
|
Menandai satu baris ke atas/bawah
|
|
|
Menandai satu kata disebelah kanan/kiri insertion point
|
|
|
Menandai sampai ke-awal/akhir paragraph
|
|
Shift+End
|
Menandai sampai ke akhir baris
|
|
Shift+Home
|
Menandai sampai ke awal baris
|
|
Shift+Page Up
|
Menandai sampai satu layar ke atas
|
|
Shift+Page Down
|
Menandai sampai satu layar ke bawah
|
|
Ctrl+Shift+Home
|
Menandai sampai ke awal dokumen
|
|
Ctrl+Shift+End
|
Menandai sampai ke akhir dokumen
|
|
Ctrl+A
|
Menandai seluruh teks yang ada pada dokumen
|
b.
Menggunakan Mouse
|
Tombol
|
Fungsi, untuk memilih
|
|
Klik tahan (drag) teks yang diinginkan
|
Sembarang teks
|
|
Klik ganda pada kata
|
Satu kata
|
|
Klik pada selection bar
|
Satu baris
|
|
Drag pada selection bars
|
Beberapa baris
|
|
Klik ganda pada selection bar atau klik 3X pada bagian paragraph
|
Satu paragraph
|
2.2.
Memindahkan Teks
Untuk
memindahkan teks ke lokasi baru pada dokumen yang sedang di kerjakan,
langkahlangkahnya:
·
Pilihlah teks yang akan dipindahkan
·
Klik home, pada grup Clipboard, klik icon cut
(atau CTRL + X di keyboard) bisa juga dengan
klik kanan pada teks yang terpilih lalu klik cut.
·
Tentukan lokasi baru tempat menyimpan teks yang kita ambil tadi.
·
Masih di tab home, klik icon paste
(atau CTRL + V di keyboard) bisa juga dengan
klik kanan pada tempat baru lalu klik paste.
2.3.
Menyalin Teks
Untuk
menyalik teks ke lokasi baru pada dokumen yang sedang di kerjakan,
langkahlangkahnya:
·
Pilihlah teks yang akan dipindahkan
·
Klik tab home lalu klik icon copy
(atau CTRL + C di keyboard) bisa juga dengan
klik kanan pada teks yang terpilih lalu klik copy.
·
Tentukan lokasi baru tempat menyimpan teks yang kita ambil tadi.
·
Masih di tab home, klik icon paste paste (atau CTRL + V di
keyboard) bisa juga
dengan klik kanan pada tempat baru lalu klik paste.
2.4.
Undo dan Repeat/Redo
Undo adalah untuk membatalkan perintah yang baru saja diberikan pada
Microsoft Word.
Caranya dengan menekan
icon undo
pada quick access toolbar atau dengan menekan CTRL
+ Z di keyboard.
Repeat adalah untuk mengulang perintah yang baru saja diberikan pada
Microsoft Word.
Caranya dengan menekan
icon repeat
pada
quick access toolbar atau dengan menekan CTRL + Y di
keyboard.
2.5.
Menghapus teks
|
·

Pilih teks
yang akan dihapus
·
Tekan delete di keyboard.
Bagian III
Pengaturan Dokumen
3.1.
Menentukan Jenis, Ukuran dan Style Huruf
Untuk
memperindah tampilan dokumen, kita dapat mengganti jenis huruf, ukuran huruf,
styles huruf maupun warna huruf.
Menentukan jenis,
ukuran, style huruf dan sebagainya ada dua cara yaitu:
a.
Menggunakan Perintah Singkat (Icon)
Dengan
metode ini kita dapat melakukan pengaturan terhadap jenis, ukuran, style huruf dan
sebagainya dengan menggunakan perintah singkat/icon. Caranya:
·
Tandai terlebih dahulu teks yang ingin kita rubah atau dapat
dilakukan sebelum memulai mengetik.
·
Untuk merubah jenis huruf, klik item font (pada gambar panah)
yang
terdapat pada tab home dan grup Font, sehingga muncul daftar huruf dengan
preview bentuknya. Lalu Kliklah pada huruf yang akan dipilih.
·
Untuk merubah ukuran huruf, kliklah item font size
yang
disebelah item font lalu kliklah ukuran huruf yang diinginkan.
·
Untuk membuat huruf cetak tebal, klik icon
/tenekan CTRL+B.
·
Untuk membuat huruf miring, klik icon italic
/tekan CTRL+I.
·
Untuk menggaris bawahi huruf klik icon underline
tekan CTRL+U.
·
Untuk membuat huruf naik misalnya perpangkatan (m2), klik icon
/ tekan Shift+CTRL+lambang +.
·
Untuk membuat huruf naik misalnya pada rumus kimia (O2), klik icon
/ tekan CTRL+lambang +.
·
Untuk merubah warna huruf klik icon
.
·
Untuk merubah dari hurup kapital ke huruf biasa, dan sebagainya
klik icon
/tekan Shift+F3.
3.2.
Menentukan Spasi sebelum atau sesudah paragraph
Apabila
diperlukan, Kita dapat mengatur jarak spasi dari baris agar masing-masing baris mempunyai
jarak yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan. Untuk mengatur jarak spasi baris, ikuti
langkah berikut :
a.
Pilih paragraf yang akan dirubah.
b.
Klik home, pada grup paragraph, klik Icon Line Spacing
.
c.
Klik format paragraf yang diinginkan.
3.3.
Menentukan Perataan Paragraf
Untuk menentukan perataan paragrap, langkah-langkahnya:
a.
Pilih paragraf yang akan dirubah.
b.
Klik home, pada grup paragraph, klik perataan yang diingikan
misalnya:
·
Align Text Left
untuk membuat teks rata di kiri saja.
·
Align Center
untuk membuat teks rata di tengah.
·
Align Text Right
untuk membuat teks rata di kanan saja.
·
Align Justify
untuk
membuat teks rata di kiri dan kanan.
3.4.
Menyalin Format Suatu Paragrap Ke Paragrap Baru
Misalkan
sebuah paragrap dengan jenis huruf Arial ukuran 16 di bold, align center spasi
1,5 akan dicopy pengaturan tersebut ke paragrap lain atau paragrap
baru tanpa menyalin teksnya, maka:
a.
Letakkan insertion point
pada paragraf tersebut (yang akan dicopy formatnya).
b.
Klik perintah Format Painter pada tab home di group clipboard maka
pointer mouse berbentuk seperti sapu.
c.
Lalu klikkan pada paragrap baru (yang akan disamakan formatnya).
d.
Atau bisa dengan tekan CTRL + SHIFT + C di keyboard lalu sorot
paragrap yang baru
(paragrap yang ada atau yang baru setelah menekan tombol enter).
Kemudian tekan CTRL
+ SHIFT + V.
3.5.
Menyisipkan
Simbol/Karakter Spesial
Dalam mengetik naskah, terkadang kita harus membuat simbol atau
karakter khusus seperti
a.
Letakan insertion point ditempat simbol yang akan disisipkan.
b.
Pada Insert dan di grup Symbols, klik Symbol
.
c.

Klik jenis
karakter yang diinginkan. Jika tidak ada dalam pilihan, maka klik More Symbol maka
keluar kotak dialog Symbol (Gambar 3.6).
d.
Pada kotak pilihan Font klik pada nama simbol yang diingikan lalu
klik jenis karakternya kemudian klik Insert.
3.6.
Membuat
Penomoran Otomatis
Untuk membuat penomoran otomatis pada suatu rincian, caranya:
a.
Pilihlah paragrap yang akan diberikan penomoran.
Pilihlah paragrap yang akan diberikan penomoran.
b.
Klik tab Home, pada grup Paragraph, klik tanda panah Numbering
.
c.
Klik jenis penomoran yang diingikan. Namun apabila penomoran
tersebut tidak ada dalam pilihan, maka klik Define
New Number Format, maka muncul kotak dialog berikut:
d.
Pilihan number style, adalah untuk menentukan jenis penomoran yang
ingin digunakan
e.
Pada pilihan font, adalah untuk menetukan format penomoran.
f.
Pada pilihan alignment adalah untuk menentukan perataan penomoran,
bukan perataan paragrap.
3.7.
Membuat Bingkai dan Warna Belakang Pada Paragraf
Membuat Bingkai dan Warna Belakang Pada Paragraf
Untuk
lebih memperindah lembar kerja/dokumen kita, terkadang harus menambahkan
bingkai dan warna belakang paragrap dengan cara:
a.
Tandai teks yang akan diberi bingkai
b.
Klik menu Page Layout lalu klik Page border pada grup Page
Background
yang
akan menampilkan kotak dialog border and shading (gambar 3.9 a).
c.
Untuk memberi bingkai klik tab Borders (gambar 3.9) lalu tentukan:
d.
Pada kotak pilihan style, pilihlah jenis garis yang ingin digunakan.
e.
Pada kotak pilihan Color, pilihlah warna garis yang diingikan.
f.
Pada kotak pilihan Width, pilihlah lebar garis yang diingikan.
g.
Pada kotak pilihan Apply to:, tentukan kemana penerapan yang akan
digunakan misalnya teks atau paragrap.
Pada kotak pilihan Apply to:, tentukan kemana penerapan yang akan
digunakan misalnya teks atau paragrap.
h.
Pastikan pada setting yang terpilih bukan pilihan none (bisa Box,
Shadow, dll) lihatlah
hasilnya pada preview.
i.
Untuk memberi warna belakang paragrap, masih di kotak dialog
Border And Shading, klik tab Shading (gambar
3.10) lalu tentukan:
·
Tentukan warna yang ingin digunakan pada kotak pilihan fill atau
patterns.
·
Pada kotak pilihan Apply to:, tentukan kemana penerapan yang akan
digunakan misalnya teks atau paragrap.
·
Lihat hasilnya pada
preview.
j.
Apabila sudah ditentukan Klik OK dengan catatan kita bisa
melalukan pengaturan pada border saja atau
shading saja maupun kedua-duanya.
Bagian IV
Melakukan Pengaturan Pada Halaman
4.1. Ukuran, Orientasi dan Batas
Pinggir Kertas



Untuk
menentukan ukuran kertas dan batas pinggir kertas (margin),
langkah-langkahnya:
·
Klik tab Page Layout.
·
Klik perintah size di grup Page Setup
.
·
Apabila tidak ditemukan ukuran yang diinginkan klik more paper
size yang akan memunculkan kotak dialog Page Setup (gambar 4.2). Lalu tentukan:
·
Lebar kertas pada kotak pilihan Width
·
Tinggi kertas pada pilihan Height.
·
Pada pilihan Apply to: tentukan penerapan yanga akan digunakan
apakah seluruh dokumen atau dari halaman aktif sampai akhir.
·
Lalu klik OK.
- Untuk menentukan Orientasi kertas langkah-langkahnya:
·
Masih di tab Page Layout dan grup Page Setup, klik
perintah Orientation
.
·
Lalu klik di salah satu pilihan orientasi meliputi potrait
untuk orientasi tegak dan landscape
untuk orientasi mendatar.
- Untuk menentukan batas pinggir kertas (margin), langkah-langkahnya:
·
Masih di tab Page Layout dan grup Page Setup, klik perintah Margin
lalu klik ukuran
margin yang dikehendaki.
·
Apabila tidak ditemukan ukuran yang diinginkan klik custom margin
yang akan memunculkan kotak dialog Page Setup (gambar 4.1 a).
Lalu tentukan:
-
Pada kotak pilihan Top tentukan lebar margin atas.
-
Pada kotak pilihan Bottom tentukan lebar margin bawah.
-
Pada kotak pilihan Left tentukan lebar margin kiri.
-
Pada kotak pilihan Right tentukan lebar margin kanan.
-
Pada kotak pilihan Gutter tentukan lebar penjilidan dan pada kotak
pilihan Gutter position tentukan letak penjilidan apakah dikiti, diatas atau di
kanan (apabila menggunakan penjilidan). Perintah ini diabaikan saja apabila tidak
ingin menggunakan penjilidan.
-
Pada pilihan Apply to: tentukan penerapan yanga akan digunakan
apakah seluruh dokumen atau dari halaman aktif sampai akhir.
·
Lalu klik OK
4.2. Header dan Footer
Header (catatan kepala) adalah teks yang khusus diletakkan
dibagian atas halaman yang akan selalu tampil pada setiap
halaman. Sedangkan Footer (catatan kaki) kebalikan dari header. Header
dan footer ini sering dibuat untuk memberikan keterangan dari naskah yang
diketik.- Klik Tab insert.
Klik
perintah Header atau Footer pada Grup Header & Footer (Gambar 4.4)
lalu pilih format
yang diinginkan sehingga insertion point otomatis berada pada bagian atas
(untuk header)
atau bawah (untuk footer) dokumen dan muncul tab design pada Ribbon.- Ketikkan teks yang untuk header/footer sesuai dengan keinginan kita.
- Untuk pindah ke footer (ketika membuat header) klik perintah go to footer (Gambar 4. 2). Lalu Ketikkan teks untuk footer
- Untuk pindah ke header (ketika membuat footer) klik perintah go to header (Gambar 4. 2). Lalu Ketikkan teks untuk header
- Setelah selesai klik close header and footer (Gambar 4.4) atau klik ganda diluar kotak header dan footer untuk keluar dari format ini.
- Untuk mengedit header/footer tinggal klik perintah Header atau Footer pada Grup Header & Footer lalu klik edit header/footer.
- Dan untuk menghapusnya, klik perintah kembali Header atau Footer pada Grup Header & Footer lalu klik Remove header/footer.
4.3.
Footnone/Endnote
Footnone/Endnote
Footnote/Endnote
adalah catatan kaki yang digunakan untuk memberikan komentar sebuah kata
yang ada pada dokumen. Biasanya ditandai dengan nomor. Hanya saja Footnote ini
tidak akan tampil di setiap halaman . untuk Footnote, komentar akan tampil di
bawah halaman tempat kata yang diberi komentar itu berada.
Langkah-langkah untuk membuat footnote/endnote:
- Klik pada kata yang akan diberi catatan kaki.
Untuk
footnote Klik tab References lalu klik perintah Insert Footnote
pada grup footnotes.- Lalu ketikan komentar dari kata tersebut.
- Kita juga bisa langsung memberikan footnote dengan terlebih dahulu menentukan formatnya dengan cara klik perintah untuk menampilkan kotak dialog footnotes di sudut kanan bawah (gambar 4.3) lalu akan muncul kotak dialog Footnote
- Pada kotak pilihan location, tentukan dimana catatan kaki akan ditempatkan.
- Pada pilihan format tentukan jenis penandaan nya apakan dengan format number pada number format (tersedia beberapa pilihan) atau tanda lain pada Custom Mark (bisa dengan karakter khusus dengan memilih tombol Symbol).
- Pada pilihan start at, tentukan nomor awal catatan kaki dimulai (bila menggunakan format nomor).
Bagian V
Menyisipkan Objek Lain Pada Word
5.1.
Menyisipkan Simbol dan Rumus Matematika.
Adakalanya kita merasa kesulitan apabila harus memasukkan rumus
dan simbol matematika
seperti kuadrat (
) dan
sebagainya. Namun dengan Equation kita dapat mengatasi kesulitan itu.
Cara menggunakan Equation adalah:
a.
Klik tab insert lalu klik Equation
pada grup Symbols.
b.
Maka dalam dokumen disediakan kotak khusus untuk memasukkan
equation yaitu 

Gambar 5.1
c.
Setelah semuanya selesai, klik diluar kotak equation
5.2.
Menyisipkan Teks Indah
Menyisipkan Teks Indah
Kita
dapat menyisipkan variasi teks yang sangat indah dan warna-warna atau design
yang menarik dengan cara:
a.
Klik tab insert lalu klik icon Word Art
pada grup illustration.
b.
Pilihlah jenis variasi yang diingikan pada tampilan preview (gambar
5.2).
c.
Lalu muncul kotak dialog Edit WordArt Text (gambar 5.2).
d.
Ketikkan teks yang akan disisipkan. Lalu klik OK
e.
Setelah teks disisipkan, kita dapat melakukan pengaturan WordArt
menggunakan WordArt
Tools yaitu tab Format yang muncul ketika teks yang disisipkan
tersorot.
5.3.
Menyisipkan
Gambar
Microsoft
Office Word 2007 juga menyediakan file gambar yang disediakan bersama paket Microsoft
Office dan kita dapat menyisipkannya kedalam dokumen dengan cara:
a.
Cari gambar di folder yang ada gambar dan Pilih yang
kamu suka kemudian copy
b.
Setelah di copy paste di Microsoft Word
c.
Kita dapat melakukan pengaturan tampilan pada gambar menggunakan
Picture Tools yaitu
tab Format yang muncul ketika gambar yang disisipkan tersorot.
Kita dapat melakukan pengaturan tampilan pada gambar menggunakan
Picture Tools yaitu
tab Format yang muncul ketika gambar yang disisipkan tersorot.
Bagian VI
Menyisipkan Tabel
6.1.
Menyisipkan
Tabel Baru
Microsoft
Office Word 2007 juga dapat menyisipkan objek berbentuk tabel ke dalam dokumen dengan
cara:
a.
Klik tab insert lalu klik icon table
pada grup tables.
b.
Lalu sorot banyaknya kolom dan baris yang akan disisipkan.
c.
Apabila kolom dan baris pada tabel yang disisipkan dalam jumlah
banyak, maka setelah menekan icon table dilanjutkan dengan menekan insert table
yang akan menampilkan kotak dialog Insert Table (gambar 6.1).
d.
Pada number of columns, tentukan banyak kolom yang akan
disisipkan.
e.
Pada number of rows, tentukan banyak baris yang akan disisipkan.
6.2.
Menyisipkan Baris Atau Kolom Baru
Apabila
dalam tabel yang telah dibuat terdapat kekurangan baris atau kolom maka kita
dapat menyisipkan kolom atau baris baru.
a.
Sorot kolom/baris pada tabel yang akan disisipi dengan kolom atau
baris baru.
b.
Pada Table Tools, klik tab Layout. Pada grup Rows & Columns
(gambar 6.2) kita dapat memilih pilihan berikut:
·
Insert Above untuk menyisipkan baris baru diatas baris yang
disorot.
Insert Above untuk menyisipkan baris baru diatas baris yang
disorot.
·
Insert Below untuk menyisipkan baris baru dibawah baris yang
disorot.
·
Insert Left untuk menyisipkan baris baru diatas baris yang
disorot.
·
Insert Below untuk menyisipkan baris baru dibawah baris yang
disorot.
Bagian VII
Mencetak Dokumen
Setelah
mengetik dan mempercantik dokumen yang kita buat kita dapat mencetak dokumen tersebut ke media berupa kertas (hard copy). Dalam dunia komputer dikenal istilah hardcopy dan softcopy, yang
masing-masingnya berfungsi untuk mencetak dokumen.
Softcopy adalah mencetak dokumen ke layar monitor, sedangkan hardcopy adalah mencetak dokumen melalui printer.
7.1.
Mencetak Ke Layar
(Print Preview)
Mencetak Ke Layar
(Print Preview)
Mencetak dokumen ke layar monitor berupa
preview biasanya dilakukan sebelum mencetaknya ke kertas, untuk mengetahui
apakah dokumen yang dibuat telah sempurna atau belum, apabila ada kekurangan,
kita dapat memperbaikinya. Adapun langkah-langkahnya:
a. Klik tombol Microsoft Office
, lalu sorot Print (jangan dulu di klik). Maka muncul beberapa pilihan di sebelah kanannya (gambar 7.1)
b. Lalu klik Print. Atau tekan CTRL + P dari keyboard. Atau bisa dari tampilan menu preview seperti yang
telah disebutkan di atas.
c.
Maka Kotak dialog
Print muncul:
Maka Kotak dialog
Print muncul:
d.
Pada tab
Name, kita dapat memilih jenis printer yang aktif di komputer dengan mengklik tanda
panah yang terdapat disebelah kanan option ini.
e. Kita juga bisa mencetak dokumen ini ke file dengan cara menandai
option print to file.
f. Pada tab page range ada tiga alternatif pencetakan yang disediakan
oleh Microsoft Word.
·
ALL, berfungsi untuk
mencetak seluruh isi dokumen.
·
Current page,
berfungsi untuk mencetak halaman dokumen yang sedang aktif saja (halaman yang
aktif ditentukan oleh posisi insertion point pada saat pencetakan).
·
Pages, berfungsi
untuk mencetak halaman tertentu dari suatu dokumen dengan mengetikan nomor
halaman dokumen yang akan dicetak dan dipisahkan dengan tanda koma. Contoh kita
akan mencetak halaman 1,2,5. dan 10, maka pada kolom page range isikan
1,2,5,10. Jika ingin mencetak dokumen pada range tertentu, misalnya ingin mencetak
halaman 2 sampai halaman 10 maka cukup ketik 2-10, atau 1,2,5-10 jika ingin
mencetak halaman 1,2 dan halaman 5 sampai 10.
g. Tab copies digunakan untuk menentukan jumlah salinan (copian) dari
dokumen yang akan dicetak. Jika kita mencetak 5 rangkap maka isilah dengan
angka 5.
h. Option properties dapat digunakan untuk menset jenis kertas,
kualitas pencetakan, dan lain-lain.
i.
Pada option print
what isikan document jika ingin mencetak dokumen.
j.
Option prints dapat
kita pilih alternatif pencetakan, apakah hanya mencetak halaman ganjil saja
(odd) atau genap saja (event) saja, atau keduanya (all pages ranges).
k. Klik OK untuk melakukan proses pencetakan.
lebih jelasnya tanya mbah google aza ya bro
Tidak ada komentar:
Posting Komentar